
SMAN 3 Pontianak mengelola sampah melalui Bank Sampah BERUANG SMANTA dengan menerapkan prinsip 3R (Reduce, Reuse, Recycle). Kegiatan meliputi pengumpulan, pemilahan, dan penimbangan sampah yang dapat didaur ulang. Program ini bertujuan mengurangi timbulan sampah, meningkatkan kepedulian lingkungan, serta menciptakan lingkungan sekolah yang bersih dan berkelanjutan.
Pontianak, Kamis 18 Juni 2026 – SMAN 3 Pontianak terus menunjukkan komitmennya dalam menjaga kelestarian lingkungan melalui pengelolaan sampah yang terencana dan berkelanjutan. Salah satu upaya yang dilakukan adalah melalui kegiatan Bank Sampah BERUANG SMANTA, yang menjadi sarana bagi warga sekolah untuk menerapkan prinsip 3R (Reduce, Reuse, Recycle) dalam kehidupan sehari-hari.
Kegiatan pengelolaan sampah diawali dengan pengumpulan sampah yang berasal dari berbagai sudut lingkungan sekolah. Sampah yang terkumpul kemudian dipilah berdasarkan jenisnya, seperti plastik, kertas, kardus, dan bahan lainnya yang masih memiliki nilai guna. Proses pemilahan dilakukan secara cermat agar setiap jenis sampah dapat dikelola sesuai dengan karakteristiknya dan memiliki peluang untuk dimanfaatkan kembali.
Setelah melalui tahap pemilahan, sampah yang telah terkumpul ditimbang dan didata sebagai bagian dari administrasi Bank Sampah BERUANG SMANTA. Kegiatan ini tidak hanya bertujuan untuk mengetahui jumlah sampah yang berhasil dikelola, tetapi juga menjadi bahan evaluasi dalam upaya mengurangi timbulan sampah di lingkungan sekolah. Melalui kegiatan tersebut, warga sekolah memperoleh pemahaman bahwa sampah yang dikelola dengan baik dapat memiliki nilai ekonomi sekaligus memberikan manfaat bagi lingkungan.
Penerapan prinsip Reduce dilakukan dengan membiasakan warga sekolah untuk mengurangi penggunaan barang sekali pakai. Penggunaan botol minum isi ulang, tempat makan yang dapat digunakan berulang kali, serta pengurangan kantong plastik menjadi langkah sederhana yang terus dibudayakan. Upaya ini bertujuan untuk menekan jumlah sampah yang dihasilkan dari aktivitas sehari-hari di sekolah.
Selain itu, prinsip Reuse diterapkan dengan memanfaatkan kembali barang-barang yang masih layak digunakan. Berbagai wadah dan perlengkapan yang masih memiliki fungsi tidak langsung dibuang, melainkan digunakan kembali untuk keperluan tertentu. Kebiasaan ini membantu mengurangi jumlah sampah sekaligus memperpanjang masa pakai suatu barang.
Sementara itu, prinsip Recycle diwujudkan melalui pengumpulan dan pengelolaan sampah yang dapat didaur ulang. Botol plastik, kertas, dan kardus yang telah dipilah selanjutnya disalurkan untuk proses daur ulang sehingga dapat menjadi bahan baku atau produk baru yang lebih bermanfaat. Langkah ini turut mendukung pengurangan sampah yang berakhir di tempat pembuangan akhir dan membantu menjaga kualitas lingkungan.
Melalui kegiatan Bank Sampah BERUANG SMANTA, SMAN 3 Pontianak berhasil menumbuhkan kesadaran dan partisipasi aktif warga sekolah dalam menjaga kebersihan lingkungan. Lingkungan sekolah menjadi lebih bersih, tertata, dan nyaman, sementara budaya peduli lingkungan semakin berkembang di kalangan peserta didik. Kegiatan ini juga menjadi bukti bahwa pengelolaan sampah yang dilakukan secara konsisten dapat memberikan dampak positif bagi lingkungan sekaligus mendukung terwujudnya sekolah yang berbudaya lingkungan.
Dengan semangat kebersamaan dan tanggung jawab terhadap lingkungan, SMAN 3 Pontianak terus berupaya menjadikan pengelolaan sampah sebagai bagian dari budaya sekolah. Melalui penerapan prinsip 3R dan optimalisasi Bank Sampah BERUANG SMANTA, sekolah berharap dapat menciptakan lingkungan yang lebih bersih, sehat, hijau, dan berkelanjutan bagi generasi masa depan.